Jumat, 13 Juli 2012

Apa itu Wireless Fidelity (WIFI)?


Wireless didefinisikan sebaga sebuah sistem komunikasi data fleksibel yagn dapat digunakan untuk menggantikan atau menambah jaringan LAN yang sudah ada untuk memberikan tambahan fungsi dalam konsep jaringan komputer pada umumnya.
Dengan Wireless LAN memungkinkan para pengguna komputer terhubung tanpa kabel (wirelessly) ke dalam jaringan. Suatu laptop atau PDA (Personal Digital Assistant) yang dilengkapi dengan PCMCIA (Personal Computer Memory Card Industry Association) dapat digunakan secara mobile mengelilingi sebuah gedung tanpa perlu mencolokkan (plug in) kabel apa pun.
Wireless LAN yang banyak tersebar di pasaran mengikuti standard IEEE 902.11. Terdapat tiga varian terhadap standard tersebut yaitu 802.11b atau yang dikenal dengan WiFi (Wireless Fidelity), 802.11a(WiFi5), dan 802.11g. Ketiga standard tersebut biasa disingkat transfer data kecepatan tinggi hingga 11 Mbps pada band frekuensi tinggi hingga 54 Mbps pada frekuensi 5 GHz. Sedangkan 802.11g
berkecepatan 54 Mbps dengan frekuensi 2,4 GHz.
Keuntungan Wireless LAN
Ketergantungan bisnis terhadap jaringan dan juga perkembangan yang sangat pesat dari internet memberikan keuntungan terhadap pengembangan aplikasi dari Wireless LAN. Saat ini pemanfaatan Wireless LAN telah banyak digunakan baik untuk aplikasi internal perusahaan (privat) atau untuk lokasi publik (Hotspot). Dengan semakin marak pemakaian  Wireless LAN maka menunjukan bahwa keuntungan menggunakan Wireless LAN lebih besar dibanding kerugiannya.
Terdapat beberapa keuntungan yang didapat dari penggunaan WLAN, di antaranya:
  • Mobilitas Tinggi : WLAN memungkinkan klien untuk mengakses informasi secara real-time dimanapun dalam jangkauan WLAN sehingga meningkatkan kualitas layanan dan produktifitas yang tidak mungkin dapat diberikan oleh jaringan LAN biasa.
  • Kemudahan dan Kecepatan Instalasi : Instalasi WLAN sangat mudah dan cepat tanpa harus menarik dan memasang kabel melalui dinding  atau atap. Kabel  digunakan hanya untuk menghubungkan AP (Akses Point) ke jaringan (HUB/switch/router).
  • Fleksibel : Dengan teknologi WLAN, memungkinkan untuk membangun jaringan pada area yang tidak mungkin atau sulit untuk dijangkau oleh kabel.  Seperti di kota-kota besar, di tempat-tempat yang tidak tersedia infrastruktur kabel, WLAN dapat digunakan untuk menggantikan teknologi Leased-Line.
  • Menurunkan Biaya Kepemilikan : Meskipun biaya investasi awal untuk perangkat keras WLAN lebih mahal daripada LAN konvensional, tapi biaya instalasi dan perawatan jaringan WLAN lebih murah, sehingga secara total dapat menurunkan besar biaya kepemilikan.
  • Scalabel : WLAN dapat digunakan dengan berbagai topologi jaringan sesuai dengan kebutuhan instalasi atau spesifikasi, mulai dari jaringan independen yang hanya terdiri dari beberapa klien saja, sampai jaringan infrastruktur yang terdiri dari ribuan klien.
  • Produktifitas : Kapabilitas dalam hal komputasi merupakan syarat mutlak suatu korporasi agar produktifitas karyawannya dapat diandalkan. Dengan dukungan teknologi WLAN maka karyawan (workers) dapat selalu tersambung ke internet dalam keadaan mobile.
 Kerugian Wireless LAN
Selain keuntungan-keuntungan di atas, WLAN juga memiliki beberapa kelemahan atau faktor penghambat, yaitu:
  • autentikasi atau keamanan masih merupakan masalah utama dalam hal inplementasi WLAN.
  • Tingkat kecepatan datanya saat ini hanya 54 Mbps dan 11 Mbps.
  • topologi ruangan, daerah dan juga cuaca sangat berpengaruh terhadap kualitas sinyal yang digunakan mengingat sistem transmisi yang digunakan adalah dengan medium radio mengakibatkan menurunnya proses speed koneksi.
Sumber:
Wifi (Wireless LAN): Jaringan Komputer Tanpa Kabel, Gunadi Dwi Hantoro, Informatika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar